Saat kubuka lubuk hatiku kembali

saat itu kurasakan semuanya lagi

rasa yang selalu membuatku merasa bahagia

rasa yang membuatku bagaikan manusia sempurna

 

begitu indah aku miliki

bagai seorang romeo menemukan julietnya

akupun kehilangan kata tuk mengungkapkannya

 

terlebih saat hati ini terluka

bagai dedaunan kering tersapu terbang begitu saja

entah karna apa semuanya ?

mungkin karna aku terlalu mencintainya

harus dengan bagaimana lagi aku ungkapkan

saat perasaan ini merasa bahagia ketika memilikinya

saat luka juga yang menggores dalam hati

 

ketika kicauan burung menyambut indahnya mentari pagi

saat angin kencang menyejukkan ketika siang hari

saat mentari mulai tenggelam di waktu senja

dan bintang” menyinari dinginnya malam

pelangi yang indah setelah derasnya hujan

 

dengan apa lagi kulukiskan dirinya dalam anganku

sejenak malaikat bersayap terbang berkeliling

warna-warni indahnya bunga bermekaran

seputih salju di antartika, ohh begitu indah . . .

 

namun semuanya itu kini tak nyata

sekarang hanya keing-keping bagiannya saja

tak tampak seindah pelangi lagi ,

tak seterang bintang-bintang di langit

ataupun mentari pagi yang indah

 

cobalah katakan, raskan

sentuh hati itu kembali

bukakan pintu untuk hati ini

 

saat malaikat kecil penyelamat nan cantik

menaburkan cinta dan kasih sayang

menaburkan benih-benih pengorbanan dan kesetiaan

 

ataukah penjahat hati yang datang

menutup bungkus semua pintu hati itu

mewarnai semuanya menjadi hitam dan kelabu . . .

Advertisements