Saat aku terdiam , melamun sesaat .

Saat itu semua tanya berkata dalam pikiran .

ohh kasih . . .

Masihkah kau mencintaiku ?

Masihkah kau menyayangiku ?

Masihkah kau merindukanku ?

 

Terus terlantun kata” yg membuat ku bimbang .

Tanya-tanya yang membuat ku ragu .

Membuat tubuh ini lemah bagaikan kapas .

 

Ooh kasih . . .

Masihkah ada inginmu untuk memilikiku kembali ?

Masihkah ada hasratmu tuk dapatkan pelukan hangat dari diriku kembali ?

Masihkah kau rindukan belaian lembut pipimu dari tanganku ?

 

Bergurau , berdiam sejenak, seakan melayang terbawa anigin .

Inginku menangis, menjerit sekencang mungkin .

Meluapkan semua amarah ini .

Kukumpulkan dan kubuang di lautan luas disana .

 

ohh kasih . . .

Masihkah kau ingat aroma tubuhku ?

Masihkah kau ingat tawa & senyum di bibirku ?

Masihkah kau ingat ratap wajahku saat ku menangis ?

Masihkah kau ingat kata” mesraku saat malam menjelang kau tidur ?

Masihkah kau ingat ucapan selamat pagiku dengan kecupan mesra saat meentari pagi bersinar ?

 

Senandung seuntai kata itu terniang ,

Rasanya ingin kubunuh cinta ini .

Tapi apakah mungkin dapat ku lakukan ?

 

ooh kasih . . .

Jika kau bertanya balik pada ku .

Kau ucapkan kembali tanya-tanya yg ku katakan tadi .

Aku pun menjawabmu dengan senyuman indah ๐Ÿ™‚

Dan jika kau bertanya :

“mengapa kau hanya tersenyum ?”

Aku pun menjawab :

“Iyaa. . .

Aku masih mencintaimu.

Aku masih mengingat semua tentangmu.

AKU MASIH MENGINGINKANMU ๐Ÿ™‚

Advertisements